Personal blog
Sabtu, 06 Mei 2017
Buta Warna Bukan Penghalang Untuk Sukses
Asalamualaikum wr.wb
Perkenalkan nama saya MUHAMMAD ABDUL ANDIB.artikel ini saya tulis menurut kenyataan yang saya alami sendiri.ok kalau begitu lngsung saja..
Sebelumnya saya tidak tahu kalau saya mengalami buta warna.saya baru tahu ketika,saya mendaftar sekolah di SMK N 1 JEPARA.saat itu saya mengikuti tes kesehatan.teskesehatan tersebut adalah salah satu syarat untuk bisa masuk di SMK N 1 JEPARA,selain dari nilai Ujian Nasional.
Ketika saya di fonis buta warna saat mengikuti tes kesehatan.saya berfikir sudah tidak ada lagi harapan untuk sekolah di Smk Negeri atau pun Sma Negeri karna hampir semua sekolah di indonesia memiliki syarat harus sehat jasmani dan rohani.kemudian saya mengambil keputusan untuk mencabut berkas pendaftaran saya,untuk pindah mendaftar di sekolah lain akan tetapi panitia pendaftaran mempersulit proses pencabutan berkas pendaftaran saya.setelah di persulit saya mengambil langkah yang dapat di bilang nekat,karna saya tetap tetap mendaftar di Smk N 1 Jepara dan mengambil jurusan TEKNIK KENDARAAN RINGAN yang memiliki syarat tidak boleh buta warna.
Setelah proses pendftaran selesai, kini tingal munggu waktu untuk panggilan dafar ulang.kitika saya dapat sms dari pihak sekolah, bahwa saya di terima di Smk N 1 Jepara. Saya masih ngak habis fikir kenapa saya dapat di terima,padahal saya memiliki kekurangan buta warna.
Pada akhirnya saya dapat sekolah di Smk N 1 Jepara dan berada di jurusan Teknik Kendaraan Ringan. Saya selalj menutupi kekurangan saya denga cara setidaknya ikut 10 besar di kelas. Dan saya menutupi kekurangan saya saat di jurusan dengan cara menjadi siswa yang dapat di percaya oleh semua guru dan dapat mengatasi masalah saat praktik.
Saat menjelang kelulusan di sekolah kami selalu mengadakan pendaftaran kerja di salah satu perusahan-perusahaan ternama di di indonesia seperti PT.ASTRA HONDA MOTOR,PT.AISIN dan PT.DAIHATSU MOTOR melalui pihak BKK sekolah. Tetapi saya tidak tertarik meskipun gajinya banyak,saya sadar saya tidak akan lolos karena saya buta warna.tetapi saya tidak patah semangat dan mencari solusi di balik kekurang saya.
Setelah lulus saya dapat 2 penawaran kerja,yaitu sebagai teknisi di Smk N 1 Jepara dan berkerja senagai mekanik di Bengkel Zen Motor,walau gajinya ngak sebayak di perusahaan saya sudah bersyukur dapat perkerjaan dan saya memilih kerja di Bengkel Zen Motor untuk menimba ilmu dan pengalaman.
Inilah yang saya bilang buta warna bukan penghambat untuk sukses. Kepada bapak pemerintah dan dinas pendidikan. saya hanya berpesan sediakan tempat belajar untuk kami yang buta warna.
Sekian dan terimakasih, mohon maaf jika ada salah dalam kata atau kalimat yang menyinggung perasaan anda karna saya hanya manusia biasa. Tunggu kelanjutan artikel ini saat saya metaih sukses yang sesungguhnya karena semua ini awal dari kesuksesan.....!!!
Langganan:
Komentar (Atom)